Articles by "Politik"




MK.COM - Rancangan Perubahan Perda No. 4 tahun 2014 tentang Perdagangan minuman beralkohol (Minos) atau Miras, Kota Makassar yang salah satu isinya diduga akan melegalkan Minuman Beralkohol dijual secara online mendapat penolakan sebagian besar Fraksi yang ada di DPRD Kota Makassar.

Dari 9 Fraksi yang ada di Parlemen Kota Makassar Dua diantaranya menyetujui Ranperda itu dilanjutkan, satu Fraksi memilih Absen sementara 6 Fraksi lainnya memilih menolak Rancangan itu untuk dilanjutkan pembahasannya.  

Keputusan 6 Fraksi DPRD, Makassar tersebut telah diduga sebelumnya oleh karena banyaknya desakan dari Ormas dan Masyarakat menentang pembahasan itu karena dinilai tidak efektif dalam pemberantasan Minuman Keras yang telah digalakkan pemerintah dan itu justru akan semakin menjadi rumit.

Salah satu ormas yang terus gigih memperjuangkan agar Perda Minol itu digagalkan adalah Front Pembela Islam (FPI). Diketahui ormas ini berkali kali melakukan dialog bersama anggota DPRD Kota Makassar dan juga kerap melakukan Aksi damai menolak Revisi Perda N0. 4 tahun 2014.

“Kami bersyukur bahwa apa yg kami perjuangkan dengan melakukan beberapa langkah-langkah pendekatan kepada beberapa Anggota Dewan,” ungkap Uzt Agussalim Syam via Handphone (12/9/20) siang ini.

Sekretaris DPD FPI Sulsel ini mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua teman-teman yang selama ini tetap berkomitmen berjuang dalam penegakan Amar Ma’ruf nahi Munkar termasuk Aksi yang diadakan oleh FPI Kota Makassar kemarin siang didepan Kantor DPRD terkait adanya rencana revisi terhadap perda Kota Makassar No.4 tahun 2014.

“Dimana ada upaya untuk memasukkan aturan penjualan minuman beralkohol secara online, kami secara tegas menolak rencana perubahan tersebut,” tegas Agussalim

Menurutnya, penjualan minuman beralkohol secara online tersebut akan semakin menyulitkan kontrol terhadap peredaran minuman beralkohol di kota Makassar.


Dari rapat paripurna yang dilangsung pada Juma’at (11/9/20) salah satu Farksi yang menolak keras Ranperda itu untuk dilanjutkan adalah Fraksi PAN DPRD Kota Makassar.  F-PAN secara tegas menolak keras revisi Peraturan Daerah (Perda) Minuman Beralkohol (minol) Nomor 4 tahun 2014 sebab Legislator PAN Zaenal Beta mengaku dirinya terlibat dalam pembentukan Perda Minol itu 6 tahun yang lalu.

Anggota DPRD Makassar yang 4 kali terpilih ini menegaskan bahwa mencuat Perda ini akan diubah, dirinya menduga ada oknum yang berkepentingan kemudian merevisi pada pasal 5 Perda ini, yakni menambah tempat penjualan minol di luar dari yang telah ada.

Pada pasal 5 disebutkan sudah ditentukan tempat penjualan minol di hotel, bar, diskotek, karaoke dan pub. Sehingga dengan adanya revisi perda ini, kuat dugaan tempat penjualannya akan ditambah demi meningkatkan pendapatan daerah.

“Untuk apa mau dirubah ini kalau bukan ditambah tempat penjualannya. Kan di pasal 5 ini sudah ditentukan ini, hotel, bar, diskotik, karaoke dan pub. Mal itu tidak boleh jual miras. Ini peraturan daerah yang sudah dibuat. ujar Zaenal Beta di Kantor DPRD Kota Makassar, Jumat (11/9/2020) didepan para awak media.

Zaenal dg. Beta mempertegas, jika DPRD tak ingin disebut sebagai kaki tangan pebisnis Minol. Dalam artian DPRD bukan kaki tangannya orang yang mau jualan miras.

“Jadi fraksi PAN tidak mau terlibat dalam hal ini, kami akan menolak keras perubahannya,” tegas Zaenal

Sementara itu, Ketua Bapemperda, Erick Horas diberbagai media mengatakan, terkait Ranperda minol yang tertuang dalam program legislasi daerah (Prolegda) DPRD Makassar 2020 telah memenuhi syarat untuk dilanjutkan pada tahapan menjadi peraturan daerah (Perda).

Untuk itu, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Makassar memutuskan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang minuman alkohol (Minol) untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Dalam pembahasan lanjutan Paripurna penetapan Ranperda Minol yang berlangsung di ruang Paripurna DPRD Kota Makassar,(11/9/20) justru hanya satu Fraksi yang menyetujui langkan Eric untuk tetap melanjutkan Ranperda Minol yakni Fraksi Demokrat sementara Fraksi mitranya PDIP memilih untuk Absen.

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo memutuskan mengetuk palunya dan memutuskan pembahasan revisi Perda Minol resmi dihentikan. Dalam sidang paripurna, enam fraksi menolak Ranperda ini untuk dilanjutkan. Yaitu PAN, PPP, PKS, Nasdem, dan Nurani Indonesia Bangkit.

Dengan diputuskannya pemberhentian pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Minol. Maka Perda NO. 4 tahun 2014 tetap diberlakukan sesuai isi dan pasal yang ada.

Red: (Her)

Foto Yang Telah Diunggah di Medsos Oleh Ketua Nasdem Sulsel

MK.Com - Pemilihan Walikota Makssar tinggal beberapa bulan lagi, para kandidat Calon saling berebutan simpatik untuk meyakinkan partai dalam mengusung dirinya dalam pilwalkot nanti sebagai persyaratan KPU dalam amanah undang-undang yakni sedikitnya 10 kursi Anggota Parlemen DPRD Kota Makssar untuk dapat mengusung satu pasangan Calon.

Salah satu nama kandidat yang paling populer di mata Masyarakat yakni  mantan Walikota Makassar, Dany Pamanto.  Dany pamanto digadang-gadang akan menhkodai partai Nasdem, namunterdengar kabar bahwa adik kandung kader Nasdem lainnya, Irman Yasin Lompo tak ingin menjadi wakil dan ia menekankan jika dirinya akan maju bukan sebagai wakil akan tetapi sebagai Walikota.

Irman Yasin Lompo (None) menepis isu yang menyatakan dirinya hanya maju sebagai Wakil Wali Kota Makassar. Adik bungsu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo akan maju untuk kursi calon Wali Kota Makassar pada Pilwali Makassar 2020.  None menyatakan dirinya setiap kali mendaftar di partai tidak pernah mencalonkan diri sebagai wakil. Tekad utamanya maju menjadi Wali Kota Makassar adalah ingin merubah pekerja menjadi pemimpin yang mampu membangun perubahan besar.

Dengan perkembangan ini, maka hampir boleh dipastikan Mantan walikota Makassar akan terdepak dari Partai Nasdem jika none betul tak ingin menjadi wakil dari Dany Pamanto.  Pernyataan ini diungkapkan Pemimpin Redaksi Harapan Rakyat, Andi Ms Hersandy terkait analisanya terdahulu yang mengatakan ada Empat pasangan kandidat yang cukup potensial dalam bertarung pada pilwalkot 2020 yang menempatkan None sebagai Wakil Dany Pamanto.

Menurut Andi, kekuatan None di Partai Nasdem cukup signifikan, dengan dukungan dari Syahrul Yasin Limpo None diyakini akan menjadi penghalang bagi Dany Pamanto untuk diusung oleh Partai Nasdem Makassar, meski beberapa minggu lalu foto mantan walikota makassar, danny pomanto viral setelah di unggah ketua dewan perwakilan wilayah sulsel , partai nasdem, rusdi masse, di sosial media. dalam foto tersebut, danny pomanto melakukan salam komando dengan irman yasin limpo yang akan maju sebagai calon walikota, akan tetapi itu tidak berarti jika None tetap dengan pendiriannya sebagai calon Walikota baukan Calon Wakil Walikota.



None sudah menegaskan dirinya akan maju sebagai calon wali kota Makassar yakni melalui jalur partai politik, sehingga bukan jalur independen atau perseorangan.  menurut none pesta demokrasi adalah proses politik, sebab partai politik yang mempunyai domain di dalamnya. Dengan demikian peluang Dany diyakini cukup kecil dan diyakini akan tersingkir dari Partai Nasdem.

"None cukup kuat di Partai Nasdem, Beliau itu adik kandung Syahrul Yasin Limpo yang juga kader Nasdem," kata andi di Makassar 26/1/20

Andi hersandy sebaiknya Dany pamanto memang fokus dengan mengerahkan timnya untuk mengumpulkkan KTP warga Makasar sebagai syarat untuk menjadi Calon Walikota Makassar dari jalur perseorangan. Seperti diketahui, tim Dany resmi mengambil formulir untuk menjajaki jalur perseorangan pada Pilwalkot 2020 nanti. 

"Kami cukup megafresiasi kepada Moh Ramdhan Pomanto yang resmi mendaftarkan diri sebagai peserta calon Pemilihan Wali kota Makasar 2020 melalui jalur perseorangan atau calon independen, Sabtu, 18 Januari 2020 lalu, langkah Dany pamanto sudah benar," kata Andi

Selanjutnya menurut Ketua Yayasan Misi Indonesia ini meprediksi apabila Kedua tokoh ini disandingkan, maka mereka akan menjadi batu sandungan dari calon lainnya. Mereka akan memperoleh dukungan kuat dari warga Masyarakat.  Tapi lain halnya jika mereka terpisah maka akan dipastikan suara Nasdem sendiri akan terpecah, disamping itu, Ical dan Munafri sebagai pesaing terberat.  Selanjutnya Satu kandidat lainnya yang juga punya nama yakni UIqbAl Jalil (zt. Itje) kemungkinan besar out dari pertarungan jika tak didukung oleh partai PKS dan PAN, apalagi ada indikasi bahwa Partai Koalisi Keumatan akan mendukung None.
  
Berikut Jumlah Partai pengusung untuk kursi DPRD Kota Makassar
 
Partai Nasdem 6 Kursi
Partai Demokrat 6 Kursi
Partai Golkar 5 Kursi
Partai Gerindra 5 Kursi
Partai PAN 5 Kursi
Partai PDIP 6 Kursi
Parta PKS 5 Kursi
Paratai PPP 5 Kursi
Partai Hanura 3 Kursi
Partai Perindo 2 Kursi
Partai Berkarya 1 Kursi
Partai PKB 1 Kursi

Pemilihan walikota tahun 2020 akan diselenggarakan pada hari Rabu,  tanggal 23 September 2020.  Berdasarkan keputusan KPU dengan nomor 12/PL.02.2-kpt/7371/KPU-kot/X/2019 tentang penetapan jumlah minum dukungan, maka syarat dukungan perorangan berjumlah 72.570 dukungan dan minimal tersebar di delapan kecamatan di Makassar.

Selain Dany ada 4 calon lain yang tertarik ikut jalur perseorangan Yakni, Andi Munawar Syahrir, H Iriyanto A Baso Ence, Jabal Nur, dan Muhammad Ismak.

Red-Md

Ketua RS-02, Andi Ms Hersandy, Memakai Baju Warnai Hijau / Rompi 

MK.Com-Golkar dan PDIP akan Bergandengan di-Pilwalkot Makassar 2020, RS-02 Alergi dengan PDIP.  Dua nama yang santer kuat akan maju di Pilkada Makassar diantaranya adalah Syamsu Rizal (Deng Ical) dan Taufiqqulhidayat Ande Abdul Latief (dr Onasis)

Bakal calon walikota Makassar dari partai Golkal, Syamsul Risal atau yang seing disapa Dg. Ical hamper dipastikan akan bergandengan tangan  bersama  PDIP di Pilwalkot 2020.   Dua kader  PDIP yang digadang-gadang  mendampingi Ical yakni   dr Onasis dan Yaqkin Padjalangi.  Kemungkinan berpaket keduanya sangat terbuka lebar. Mengingat Deng Ical sekarang ini adalah satu-satunya kader dari Partai Golkar. Kemudian dr Onasis sejak awal dijagokan oleh PDIP.

Deng Ical dan dr.Onasis juga sudah beberapa kali bertemu yang dimotori oleh politisi senior Golkar Sulsel Rusdin Abdullah. Sementara PDIP Kota makassar telah mempertegas bahwa tinggal dua kader yang dipertimbangkan untuk maju, Keduanya adalah dr Onasis dan Yaqkin Padjalangi.

Menanggapi hal itu, Ormas yang didekrasikan setahun yang lalu menyangkan seorang Ical yang ingin bergandengan tangan dengan Usungan PDIP.  RS-02 mengaku ada keinginan mendukung Ical di Pilwalkot Makassar akan tetapi syaratnya Jangan ada PDIP didalamya.

Ketua RS02Indonesia, mengaku tidak peduli dengan Dg. Ical jika ingin dipadukan dengan Kader PDIP.  Menurutnya  siapaun orang yang berpasangan dengan Calon yang diusung oleh PDIP,  RS-02 sebagai ormas yang eksis pada Pilpres tahun lalu tidak akan mendukungnya.  Mereka mengaku akan berkoordinasi dengan ormas-ormas Islam kota Makassar untuk sama-sama tidak memilihnya

“Dak mungkin RS-02 mendukung PDIP, Siapapun yang diusung PDIP, kami tidak akan respek dan  mendukungnya. InSyaAllah kami akan berkoordinasi dengan ormas-ormas Islam sekota Makassar dalam hal ini,” ungkap Andi Ms Hersandy (8/1/20).

Sebagai salah satu pendiri Unit kegiatan Mahasiswa Korps Suka Rela Universitas Muslim Indonesia ( KSR-UMI), Andi menilai kedekatan Ical dengan PDIP untuk saling berkaliborasi pada Pilwalkot 2020 tidak terlepas dari Golkar dan PDIP adalah pendukung pemerintah.  Ia juga berasumsi meskipun Ical adalah satu pentolan Palang Merah Indonesia ( PMI Makassar), bukan berarti harus dan wajib mendukungnya.  Tidak harus serta merta, sebab bagi dirinya PDIP adalah pantangan untuk didukung. 

Alumni UMI ini juga mengungkapkan jika RS-02 tidak ingin bersifat sepereti Partai, lain di mulut lain dihati.  Hari ini berkata begini besok bisa diingkari.  RS-02 akan tetap berjalan dijalur Istiqamah untuk mendukung Calon  Walikota Makassar yang membela kepentingan Masyarakat dan Ummat bukan membela kepentingan Partai.   

Sejak awal terbentuknya RS-02 memang santer bahwa kelompok ini tidak ingin mendukung siapapun orang yang bergandengan tangan bersam PDIP.  Termasuk pada saat Pilgub RS 02 memilih untuk tidak mendukung siapa-siapa meski anggota RS-02 cenderung mendukung Nurdin Halid-Azis Kahar. Meskipun kalah, toh itu ada pelajaran berharga. 

‘Kalah menang toh itu urusan belakangan.  Yang pasti kami mengajak masyarakat untuk tidak terjebak dalam hasutan janji-janji Palsu, Kalah bukan berarti mengalah, biarkan itu jadi pelajaran berharga,” katanya

Ditanyakan mengenai dukungannya ke mantan walikota Makassar Dany Pamanto, Andi memberikan penjelasan sebagaimana pada Pilpres 2019 lalu Dany Pamanto pendukung berat pasangan Jokowi-Ma’ruf sementara RS-02 lebih cenderung mendukung  Pasangan Prabowo-Sandi apalagi ormas RS-02 dideklarasikan oleh Ibu Nur Asia Sandaiaga pada 24 Desember 2018.  Andi membenarkan sangat antipati dengan pak Dany saat pilpres akan  tetapi jika Dany Pamanto  tidak diusung oleh PDIP dipilwalkot nanti bisa saja RS-02 mendukungnya, bergantung  kesepakatan pengurus RS-02.

“Intinya, siapapun Calon Walikota Makassar  yang tidak diusung oleh PDIP , maka RS-02 boleh saja mendukungnya,” kataya.

Selain Dany Pamanto, ini ada beberapa Bakal Calon yang mungkin saja RS-02 mendukungnya, sebut saja Iqbal Jalil, Sukriansyah, Munawwar Syahrir, Iriyanto Baso Ence, Munafri Arifuddin, Haris YL, Andi Mustaman, Imran YL dan Amirul Yamin IAS, sementara Bakal Calon diluar nama tersebut dianggap tidak relevan untuk masuk kategori dukungan. 

Dari pantauan mimbarkarya.com di Media Sosial khusnya di Facebook, Diketahui RS-02 sudah mempunyai pendukung sekitar 1.000 orang dan mereka berkomitmen tidak ingin mendukung Calon walikota Makassar yang diusung oleh PDIP.  Mereka-mereka selalu saling mengingatkan kepada sesama group di RS-02.

Sementara itu, kaliborasi Golkar-PDIP sangat memungkinkan dimana Golkar saat ini mengontrol lima Kursi di DPRD Kota Makassar sementara PDIP enam kursi di DPRD Makassar. Totalnya 11 kursi. Setidaknya jika ini berkoalisi sudah melebihi yang dipersyaratkan yakni 10 kursi mendaftar ke KPU Makassar.


Redaksi: Media

Consetetur sadipscing elitr, sed diam nonumy eirmod tempor invidunt ut labore et dolore magna aliquyam erat, sed diam voluptua. At vero eos et accusam et justo duo dolores et ea rebum. Nam liber tempor cum soluta nobis eleifend option congue nihil imperdiet doming id quod mazim placerat facer possim assum. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

Ut wisi enim ad minim

Stet clita kasd gubergren, no sea takimata sanctus est Lorem ipsum dolor sit amet. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis dolore te feugait nulla facilisi. Quis aute iure reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint obcaecat cupiditat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis at vero eros et accumsan et iusto odio dignissim qui blandit praesent luptatum zzril delenit augue duis dolore te feugait nulla facilisi. Lorem ipsum dolor sit amet.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisici elit, sed eiusmod tempor incidunt ut labore et dolore magna aliqua. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Duis autem vel eum iriure dolor in hendrerit in vulputate velit esse molestie consequat, vel illum dolore eu feugiat nulla facilisis. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat

10 Template Blog SEO Friendly Terbaru - Keren, Simple, Ringan, Fast Loading

10 Template Blog SEO Friendly Terbaru - Keren, Simple, Ringan, Fast Loading
10 Template Blog SEO Friendly Terbaru 2017 - Keren, Simple, Ringan, Fast Loading

TEMPLATE Blog SEO Friendly adalah template atau desain tampilan halaman blog platform blogger yang ringan (Fast Loading) dan Mobile-Friendly (Responsive).

Template ini membuat blog Anda mudah terindeks Google dan diskuai pengunjung karena tampil cepat atau ringan.

Template blog memenang peran penting dalam sukses blogging. Konten tetap raja (content is king), namun konten berkualitas harus didukung template yang seo friendly agar makin cepat dan mudah terindeks mesin pencari dan disukai pengunjung.

Koleksi Template Blog SEO Friendly Terbaru ini termasuk template blogger erbasis Accelerated Mobile Pages (AMP) yang mulai populer di kalangan blogger karena cepat dan mobile-oriented.

Koleksi Template Blog SEO Friendly Keren Terbaru, Premium Gratis, Free Download

Koleksi Template Blog SEO Friendly Keren Terbaru, Premium Gratis, Free Download
 Template Blog SEO Friendly Keren
MENGGUNAKAN template blog SEO Friendly dengan ciri utama Fast Loading dan Responsive sangat penting bagi blogging agar mudah dan cepat terindeks Google dan banyak pengunjung.
Template blog SEO Friendly banyak yang gratis. Bahkan, template blog SEO Friendly yang premium pun banyak yang digratiskan atau ada versi gratisnya. Bedanya, yang gratis tidak bisa menghapus credit link desainer, sedangkan premium bebas credit link footer.
Sebagai blogger yang beretika, kita tidak boleh menghapus credit link di template gratis. Kalau ingin bebas credit link, kita harus beli premium. Murah kok, kisaran 50 ribu hingga 200 ribu (paling mahal).
Berikut ini koleksi Free Premium Blogger Templates terbaru versi Blogger Bandung. Template gratis kualitas premium atau template blog seo friendly versi gratisnya. Cocok untuk berbagai niche blog --berita, galeri, foto, video, catatan harian, majalah online, blog pribadi,


Ini adalah hasil rekapitulasi yang kami perolh dari tiap-tiap dapil. Data ini meskipun belum ada pengumuman resmi dari KPU Propinsi Sulawesi selatan yang saat ini masih tengah melakukan Rekapitulasi Suara Partai dan Caleg di-masing masing tingkatan yakni DPR-RI dan DPRD Propinsi, namun dapatlah menjadi acuan buat kita semua agar tanda tanya yang menyelimuti kita tentang siapa saja berhak lolos ke DPRD Sulsel KM 4 Makassar telah terbayang. Dan ini pula sebagai acuan untuk menpis sebagian besar lembagai survei yang salah menganalisa personil Caleg baik Elektabilitas maupun Popularitas yang jauh dari sasaran.  Banyak lembaga-lebaga Survei yang hanya mengedepankan Popularitas seseorang sehingga mengesampingkan kinerja para caleg.  Sebut saja beberapa caleg yang hampir sama sekali tak terdeteksi oleh survei mis. Syahrir ( Dapil VII ), Sangkala Taepe Dapil VI, Rusdin Tabi Dapil IX, Yusran S Dapil V, Alfrita Danduru Dapil X, A. Tenri Sosoe Dapil IX,  dan berapa nama lain telah membuktikan bahwa mereka mampu menepis lembagai survei yang terlalu memprorietaskan seseorang dan mengesampingkan kerja Caleg sebelum hari H.
Dari data dibawah ini bebrapa kandidat Parlemen masih mempermasalahkan Rekap Tingkat Kab.  Didapil Dua misalnya, yang mengetengahkan kandidat dari partai Nasdem dan PAN yang masing-masin mengklaim diri lolos ( Besse Marda-Nasdem ) vs ( Yusran Varis-PAN ), ini hampir dipastikan pemenangnya adalah Yusran Paris-PAN.  Akan tetapi untuk lebih pastinya kita tunggu hasi Resmi KPU Sulsel.
Demikian Juga yang terjadi di dapil 3 Dua partai diluar partai Golkar yakni: Gerindar dan PAN masih dalam tahap kalim diri sebagai pemenang dalam Internal Partainya. Darmawangsyah Muin ( Geridnra ) kemudian ada juga  Haerumi H Tuppu   ( PAN ).

Di Dapil Soppeng Wajo ada kader Golkar yang sama-sama meng-klaim diri lolos A. Marsuki WadengVs A. Tenri Atta Lantara. Demikian pula dibeberapa dapil lainnya masih terjadi saling klaim untuk menduduki kursi parlemen. Didapil XI dipartai Golkar ada nama Risha Arjuna dan Marthen Rantetondok ( Golkar ), kemudian ada Ahmad Sunari Rafi (PKB) / Irwan Hamid (PKB ). .

Berikut Ini Nama-nama caleg yang lolos pada Dapil masing-masing:

Dapil  I : Makassar A 
  1. Adnan Puricta IYL  ( Golkar )
  2. Rahmatika Dewi  ( Nasdem )
  3. Darmawangsyah Muin ( Gerindra )
  4. Andi Enre Cecep Lantara  ( Demokrat )
  5. Rudi Pieter Goni  ( PDIP )
  6. Ashabul Kahfi  ( PAN )
  7. Sri Rahmi  ( PKS )
  8. Imbar Ismail  ( Hanura )
  9. Abd. Wahid  ( PPP )
  Dapil  II : Makassar B  
  1. Haedar Majid  ( Demokrat )
  2. Erna AP  ( Gerindra )
  3. Imran Tenri Tatta  ( Golkar )
  4. Jafar Sodding  ( PKS )
  5. Alexander Palinggi  ( Hanura )
  6. Yusran Paris  ( PAN )
        
    1.  

      Dapil III : Gowa,Takalar 
  1. Tenri Olle Y.L ( Golkar )
  2. Fahruddin Rangga ( Golkar )
  3. Darmawangsayah ( Gerindra )
  4. Usman Lonta ( PAN )
  5. Rahman Syah ( Golkar )
  6. Hengki Yasin ( PKB )
  7. Asrul Makkaraus ( PPP )
  8. Ikrar Kamaruddin ( Demokrat )
  9. Zusanna K ( PKPI ) 

  Dapil IV : Bantaeng, Bulukumba Selayar 
  1. Hoist Bachtiar  ( Golkar )
  2. Ina Nur syamsina ( Demokra )t
  3. M Aras Hasan ( Gerindra )
  4. Alimuddin  ( PDIP )
  5. Sugiarti MK  ( PPP )
  6. Ariadi Arsal ( PKS )
  7. Syamsuddin Karlos  ( PAN )
   Dapil V : Bulukumba, Sinjai 
  1. Moh. Roem  ( Golkar )
  2. Irwan Pattawari  ( Demokrat )
  3. Edy Manaf  ( PAN )
  4. Yusran Sofyan  ( Gerindra )
  5. Usdar Ahmad   ( Hanura )
  6. Arun Spink  ( Nasdem )  

   Dapil VI : Maros, Pangkep, Barru dan Pare-pare 
  1. Sofyan Syam  ( Golkar )
  2. Andi Mirza Riogi  ( Golkar )
  3. Pangeran Rahim ( Golkar )
  4. Nimatullah H ( Demokrat )
  5. Muslimim Daud  ( Gerindra )
  6. Sangkala Taepe  ( PAN )
  7. Muslim Salam  ( Nasdem )
  8. Taufik Zainuddin  ( PPP )
  9. Wawan Mataliu  ( Hanura )

   Dapil VII : ( Bone )
  1. Yagkin Padjalangi  ( Golkar
  2. Rusni Kasman  ( Golkar )
  3. Yushar Hudhury  ( Golkar )
  4. A. Mangunsidi M  ( Gerindra )
  5. Syahrir  ( Demokrat )
  6. A. Irwandi Nasir  ( PAN )
  7. Muh. Taslim  ( PKS )

  Dapil VII : ( Soppeng dan Wajo )
  1. Akbar Singke  ( Nasdem )
  2. A. Marzuki Wadeng  ( Golkar )
  3. Henny Latief  ( Gerindra )
  4. Selle KS Dalle  ( Demokrat )
  5. A. Nurhidayati  ( PPP )
  6. Anwar Sadat  ( PKB )
  7. Baso Syamsul Rizal  ( PKS )

Dapil IX : ( Enrekang, Pinrang, Sidrap )
  1. Tenri Andi Sose ( Golkar )
  2. Rusdin Tabi Gerindra )
  3. Jamaluddin  Jafar PAN )
  4. Syahruddin Alrif  ( Nasdem )
  5. Nupri B ( Demokrat )
  6. Jumardi Haruna  ( PBB )
  7. M Ali Usman  ( Hanura )
  8. Syahrir Langko ( PPP )
  9. Abdullah Tappareng  ( PDIP )
   Dapil X  ( Tana Toraja, Toraja ) Utara 5 Kursi
  1. Daniel Daan Pongtasik (PDIP),  
  2. Alfrita Danduru (Golkar), 
  3. Surya Bobi (Demokrat), 
  4. Firmina Tallu Lembang (Gerindra), 
  5. Pendi Bangadatu (Nasdem). 
   Dapil XI ( Palopo, Luwu Timur dan Luwu utara )
  1. Armin Mustamin Toputiri (Golkar) 
  2. Risha Arjuna (Golkar) Marthen Rantetondok ( Golkar )
  3. Hamka Hidayat (Demokrat)
  4. Sarce Bandaso (PDIP)
  5. Hasmaruddin (PAN)
  6. Drs. Marjono (Gerindra)
  7. Hj. Jahidah Ilyas (PKS)
  8. Wahyuddin M Nur (Hanura)
  9. M. Rajab (Nasdem)
  10. Hafid Pasiangan (PPP)
  11. Irwan Hamid (PKB ) / Ahmad Sunari Rafi (PKB) 
* A. MsH

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget