April 2020


MK.Com Dihari pertama Puasa di bulan suci Ramadhan tahun ini, Polres Metro Jakarta Barat kembali menggandeng Warung Tegal (Warteg) untuk membagikan makanan kepada warga yang berpuasa di KP.Duri Dalam, pangkalan Bemo, Rt.010/RW.004 dan 005 Kelurahan Duri Selatan,  Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Dir Pam Obvit Kombes pol FX Surya Kumara, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru, Wakapolres Metro Jakarta Barat Akbp Rusdy Pramana Suryanegara.Sik, Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manosoh dan jajaran Kodim 0503/JB.

"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari teman-teman TNI dan Polri dalam hal ini Polres Metro Jakarta Barat dan Kodim 0503jb bersama Polda Metro Jaya. Ini bentuk empati para perwira Polri dan TNI kepada warga di kawasan padat penduduk," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus Jumat (24/4/2020).

Kawasan Tambora, Jakarta Barat, diakui Kombes Yusri penduduknya sangat padat dan perlu bantuan dari Polri-TNI. Sehingga, sejumlah warteg diminta untuk memasak dan membagikan kepada warga disana saat buka puasa nanti.

"Kami manfaatkan usaha di sekitar sini seperti warteg yang jadi tempat makan warga dan dari hasil berkumpul perwira upayakan beri satu pekerjaan kepada 5 sampai 6 warteg dan ibu PKK disini juga," tegas Kombes Yusri.

Ada sebanyak 2000 lebih nasi bungkus yang sudah siap dibagikan kepada warga sore hari. Ribuan nasi bungkus itu ada dibeberapa warteg karena memasak sebanyak itu tidak bisa di satu tempat saja.

"Kalau situasi covid-19 ini masih terjadi di Jakarta, makanan gratis masih dibutuhkan masyarakat maka ini berlanjut. Dan sama-sama kami kontrol ke dalam bahwa physical distancing itu penting dan kami lihat berbagi rasa. Kalau ini masih terus terjadi kami upayakan terus berbagi di bulan suci ramadan ini," tandasnya Kombes Pol Yusri Yunus.

Sementara itu, Ceu Iroh salah satu pemilik warung merasa bersyukur dengan bantuan modal yang diberikan oleh Polres Metro Jakarta Barat. Sebab, di bulan puasa ini ia masih bisa berjualan dan berbagi makanan kepada warga sekitar.

"Ya saya seneng, bersyukur dan terimakasih kepada bapak Kapolres Metro Jakarta Barat," ujar Ceu Iroh.

Ceu Iroh mengaku, bantuan ini sudah kedua kalinya ia dapatkan untuk berbagi makanan kepada warga sekitar. Program ini dinilai Iroh sangat bagus karena membantu pedagang yang menghadapi situasi pandemi Covid-19.

"Kalau bisa seterusnya berjalan gak cuma saat corona aja," tutup Ceu Iroh.

(Shendy/Imam)




MK,Com - Setelah buron selama satu pekan, akhirnya Petugas gabungan baik dari sat reskrim Polres Metro Jakarta Barat, unit reskrim Polsek Kalideres dan satuan narkoba Polres Metro Jakarta Barat akhirnya meringkus seorang tahanan Polsek Kalideres yang melarikan diri. Tahanan kabur sisa satu orang ini terpaksa ditembak mati pada Jumat, 24 April dini hari, lantaran saat hendak dilakukan penangkapan melawan petugas dengan menggunakan pisau.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru di dampingi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya dan Kasat Narkoba Kompol Ronaldo Maradona Siregar mengatakan, salah satu tahanan yang kabur ini (S) memang  sudah merencanakan sebelumnya dan ketika malam itu mereka bisa menjalankan rencana tersebut dengan cara menyekap anggota jaga tahanan.

Dan malam itu juga  petugas langsung menangkap tahanan yang kabur hingga menyisahkan satu orang pelaku S yang berhasil melarikan diri.

Pelarian S pun tidak cukup lama. Pasalnya, anggota berhasil meringkusnya di kawasan Tangerang dini hari tadi.


"Ketika akan ditangkap, S mencoba melawan petugas menggunakan senjata tajam hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur, namun nyawanya tak tertolong.  Dalam perjalanan ke Rumah Sakit dan S  meninggal dunia," jelas Kombes Pol Audie, Jumat (24/04/2020).

Ia menambahkan, anggota menemukan beberapa barang bukti diantaranya pisau yang digunakan untuk menyerang petugas, alat hisap sabu, korek api, tas pinggang dan juga ada narkotika jenis sabu seberat  satu gram.

"Perlu diketahui, tersangka S ini yang merencanakan kabur, sedangkan yang lainnya mudah tertangkap karena tidak terlalu memahami rencana kabur yang dibuat S ini," tambahnya kata Kombes Pol Audie.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, tersangka S ini sudah merencanakan pelariannya dengan sangat matang, sehingga membutuhkan waktu bagi petugas untuk melakukan pengejaran terhadap dirinya.

Tersangka ternyata tidak butuh waktu lama untuk bergabung ke jaringan narkobanya, hingga akhirnya kami mendapat infotmasi dari Timsus Satnarkoba bahwa akan ada pengiriman narkoba jenis sabu yang diketahui dilakukan tersangka terhadap seseorang.

"Tersangka memang sudah mempersiapkan apabila tertangkap, sudah membawa senjata tajam untuk melawan petugas. Pada saat akan ditangkap tersangka melawan, karena membahayakan nyawa petugas sehingga diberikan tindakan tegas terukur," kata Kompol Arsya.

Masih ia mengatakannya, pada diri tersangka ditemukan barang bukti berupa satu buah senjata tajam, kemudian paket narkoba diduga sabu seberat hampir 1 gram. Pasa Tersangka juga  positif mengandung metafetamin dan menggunakan ganja.

"Tersangka ini dalam pelariannya, kembali ke jaringannya (narkoba). Dia juga selalu   berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. jaringan narkobanya pun sifatnya tertutup," imbuhnya Kompol Arsya. 

(Shendy/Imam)




MK - Polsek Tambora, Jakarta Barat, melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Pekojan, Aiptu Warno membagikan masker serta memberikan edukasi kepada warga guna pencegahan dan memutus mata rantai virus corona, pada hari Senin (6/4/2020).

"Pembagian masker ini ditujukan kepada pedagang kaki lima dan juga kepada para pemulung yang membutuhkan serta memberikan edukasi bertujuan untuk mengingatkan dan menghimbau kepada masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan dan kebersihan." Kata Kapolsek Tambora, Jakarta Barat, Kompol Iver Son Manossoh.

Menurut Kapolsek, hal itu merupakan langkah dari pihak Kepolisian khususnya Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat dalam upaya membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan penyebaran COVID-19.


Selain itu juga memberikan himbauan kepada masyarakat tentang pembatasan waktu aktivitas masyarakat serta physical distancing sesuai instruksi Maklumat Kapolri agar masyarakat lebih menjaga jarak antar sesama dan kurangi aktivitas di luar rumah

Baca Juga Yang Ini.

"Hal ini dimaksud untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, karena virus tersebut sangat cepat penyebarannya sehingga masyarakat harus mematuhi instruksi pemerintah," imbuhnya Kompol Iver Son Manossoh, Kapolsek Tambora, Jakarta Barat. 

(Shendy/Imam)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget