.
  • Kumpulan Backlink Generator Free
  • Free Submission URL lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Slider dan Jquery widget untuk blogger
  • Widget for Blogger
  • Widget for Blogger
  • Artikel Blogger
  • Mobile and Download Apps
  • Get Money / Affiliate Iklan
  • Related Posts Widget for Blogger
  • Recent Posts Widget for Blogger
  • Kumpulan Tips dan Triks
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap
  • Submit Blog ke Direktory free lengkap

Brigade Manguni Berlindung Di Polrestabes Ketika Markasnya Diserbu Ummat Muslim Makassar


MK.Com - Ratusan  laskar FPI serta Ummat Muslim lainnya mendatangi Sekretariat Brigade Manguni di Perumahan Metro Tanjung bunga pada Sabtu sore 1 Januari 2020, namun sesampainya disana mereka merasa kecewa karena ternyata para Birigade manguni telah melarikan diri dan berlindung di Porestabes Makassar.

Menurut beberapa warga yang ditemui di kompleks tersebut mengungkapkan bahwa semenjak peristiwa pengrusakan Masjid di Minahasa Utara,  rumah yang dijadikan Sekretariat tersebut terlihat selalu sepih, namun beberapa diantara brigade menguni terkadang terlihat.  Wargapun menjelaskan bahwa informasi yang diterima Brigade Manguni saat ada di Polrestabes Makassar.

Berdasarkan informasi tersebut serta juga tujuan utama dari Laskar FPI menemui Kapolrestabes Makassar, akhirnya laskar diarahkan untuk mengejar Brigade Manguni. 

Rombongan Laskar FPI tiba di Markas Polrestabes Makassar Dua puluh menit kemudian yang langsung diterima oleh Kapolrestabes Makassar.  Mereka diarahkan untuk memasuki ruangan  Aula Polrestabes Makassar.  Nampak para Brigade Manguni yang jumlahnya sekitar 10 orang yang keberadaannya memang benar adanya, merekapun lantas memasuki aula.

Pertemuan dibuka langsung oleh Kapolrestabes Makassar,  Kombes Yudiawan.

“Kami menginginkan keadaan Makassar tetap kondusif.  Mengenai kasus yang terjadi di Minasa Utara, Kami akan mengkoordianasi dengan Kapolda Sulawesi Utara untuk mengkonfirmasi sampai dimana perkembangan Kasus tersebut,” jelas Kombes Yudiawan

Sementara itu, sekretaris DPW FPI Makassar yang dimintai tanggapannya mengatakan Bahwa Laskar Manguni telah mencabik-cabik nilai toleransi yang telah ada di NKRI.

Perkatan symbol mereka dengan NKRI harga mati dan Kami Pancasil serta slogan-slogan Tolerans itu adalah kedok belaka.   

Syaiful meminta kepada pihak kepolisian untuk membubarkan Brigade Manguni di Makassar untuk menghindari permusuhan antara Etnis, Agama dan Ras.  FPI semenjak berdirinya di Makassar sejak tahun 2007 tak pernah ada sejarah mengobrak abrik Gereja meski tahu taka ada izin.

“Kami meminta kepada pihak Kepolisian untuk membubarkan Brigade Manguni di Makassar, ini untuk menjaga agar Makassar tetap aman dan tidak terjadi pertikaian antara Etnis, Agama dan Ras,” ungkap Sayaiful


Syaiful juga mengungkapkan bagaimana Brigade Manguni itu melakukan tindakan anarkis sesuka hatinya dimana ketika mereka Mayoritas didaerah kekuasaannya.  Syaiful menceritakan bagaimana mereka persekusi Habib bahar, Habib Hanif dan juga mantan  Anggota DPR-RI Fachri Hamsah. Akan tetapi mereka tetap dibiarkan dan tidak diberi tindakan.

“Namun kali ini, jika pihak berwajib tidak menangani kasus, menangkap dan memproses para Pelaku, maka jangan salahkan Ummat Islam jika bertindak sendiri,” katanya

Sementara itu, Ketua DPC FPI Rpc. Makassar,  Andi Hersandy yang juga hadir mengatakan bahwa Brigade Manguni yang terlibat perusakan mushola di Perumahan Agape, Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara merupakan kelompok kristen radikal dan teroris yang harus dibubarkan.

“Brigade Manguni ini adalah kelompok kristen radikal dan teroris yang harus dibasmi habis. Mereka itu pembohong, penipu dan penjilat dan pernah terlibat kasus pembakaran hidup-hidup ummat muslim di Poso,” ungkap Andi.

Kata Andi, Brigade Manguni pernah melakukan teror kepada umat Islam di Bitung, di Poso dan Ambon. Menurut Andi, pemerintah harus adil dan berani menindak preman Kristen. Jangan hanya umat Islam yang dituduh intoleran atau radikal.

“Kami Sebagai mayoritas sebenarnya dapat berbuat jauh lebih dari keadaan seperti sekarang ini, akan tetapi kami tetap menghargai hukum,” ungkapnya.

Andi sangat menyayangkan sikap pemerintah yang seakan membiarkan Brigade Manguni ini berbuat sesuka hatinya dimana mereka Mayoritas.  Semetinya pemerintah harus menyadari bahwa ini adalah benih-benih perpecahan antara antara anak bangsa jika Brigade Manguni tetap dipelihara.


Menanggapi alasan laskar Manguni hingga Mushollah di obrak abrik di Minahasa Utara oleh karena tidak mempunya izin, Andi berdalih jika seperti demikian maka Brigade Manguni sma halnya memancing Ummat Muslim untuk mengobrak abrik Tempat Ibadah Ummat Nasrani yang tidak berisin.  Dan menurutnya itu banyak di Makassar.

“Pernyataan sikap Brigade Manguni yang mengatakan Pebgrusakan itu akibat tidak adanya Izin tempat, itu sama halnya memancing Ummat Islam untuk berbuat anarkis seperti mereka,  Di Makassar banyak rumah-rumah yang beralih fungsi menjadi tempat Ibadah. Ada izin atau tidak itu urusan pemerintah, bukan urusan mereka,” pungkas Andi.

Red - Alf

0 Komentar Untuk Entry "Brigade Manguni Berlindung Di Polrestabes Ketika Markasnya Diserbu Ummat Muslim Makassar"

Posting Komentar