Komplotan Pembegal Aktivis HMI di-Ringkus Polisi




MK.Com-Pembegal warga di Makassar telah ditemukan dan ditangkap oleh pihak kepolisian Polres Tabes Makassar.  11 anggota komplotan begal sadis di Makassar, Sulsel diamankan dan diketahui. Empat orang di antaranya adalah pelaku pembegal salah seorang aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bernama Hasrul (21).sehari sebelum diringkus.
“Iya (korbannya salah seorang aktivis HMI di Makassar),” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko, di Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Sabtu 7 Desember 2019.
Empat orang tersebut berinisial DW (14), HD (16), AA (16) dan R alias D (17) telah beraksi yang membegal korban saat melintas di Jl Racing Center, Panakkukang, Kamis 6 Desember 2019 sekitar pukul 00.30 Wita.
Interogasi yang dilakukan pihak keamanan menuturkan dari keterangan, keempat pelaku membuntuti dan menyerang korban ketika berkendara seorang diri. Korban dibusur hingga terjatuh dari kendaraannya, mereka merebut Handphone korban lalu melarikan diri.
“Di daerah (jalan) Racing Center, dia (korban) dibusur dan terjatuh. Diambil handphonenya dan pelaku melarikan diri,” ujar Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathur Rakhman yang dimintai keterangannya secara terpisah.
Kapolres juga menerangkan bahwa Selepas pembegalan, kata, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke rekan-rekan sesama aktivis hingga melakukan pencarian di sekitar lokasi..
Buntutnya teman-teman korban menemukan Satu orang pelaku dan diserahkan ke pihak Kapolres Panakukkang, selanjutnya Kepolisian mengembangkannnya dan tak lama setelahnya polisi meringkus 10 orang lainnya.

Daiantara 11 pelaku sebagian besar masih dibawah umur yang melakukan tindak kekerasan kepada warga secara sangat sadis ini yang tak segan-segan menganiaya korban tanpa belas kasih.  Aksi kelompok ini diperkirakan sudah berlangsung sekitar 6 bulan yang lalu.  Salah satu korban menururut pengakuan mereka adalah seorang wanita didaerah pelabuhan, mereka menebasnya dengan senjata tajam.
Dari hasil penangkapan, polisi juga mengambil barang bukti yang ditemukan berupa 2 Samurai , 10 anak panah ( busur ) , 6 handphone dan sejumlah kendaraan motor. 
Pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP. Sementara sebagaian besar pelaku yang masih di bawah umur dijerat Pasal 170 Ayat 2 KUHP Juncto Pasal 2 ayat 1 UU Darurat 1951.
Red: MK

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget