Islam dan Manusia - Keterkaitan Antar Satu Sama Lain


Oleh: Nadifa Febrina Ahyar


Pernahkah terpikir oleh kalian bagaimana sebuah relasi antara agama islam dan manusia? Islam itu sendiri merupakan agama fitrah yang mentuhankan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya. Dalam jurnal milik Moh. Wasik dengan judul 'Islam Agama Semua Nabi' dalam perspektif Al-Qur'an, menjelaskan mengenai islam berdasarkan kamus Lisn al-'Arab dijelaskan bahwa Islam mempunyai arti semantik sebagai berikut: tunduk dan patuh (khaa'a - khu'wa istaslama - istislm), berserah diri, menyerahkan, memasrahkan (sallama - taslm), mengikuti (atba'a-- itb'), menunaikan, menyampaikan (add -ta'diyah), masuk dalam kedamaian, keselamatan, atau kemurnian (dakhala fi al-salm au al-silm au al-salm). Tanpa adanya sebuah kepercayaan yang dimiliki manusia, maka ia akan cepat goyang dalam hidupnya dan sulitnya untuk mendapatkan kedamaian dalam hidup. 

Umat penganut agama Islam memiliki iman dan berpegang teguh terhadap Al-qur'an dan Hadits. Kitab suci ini diturunkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad yang diturunkan secara berangsur-angsur. Di dalamnya berisikan firman-firman Allah yang menjadi pedoman hidup bagi umat agama Islam. Di dalam Al-qur'an banyak sekali diterangkan berbagai ilmu, yang mana salah satunya mengenai manusia. 

Manusia merupakan salah satu ciptaan-Nya berasal dari segumpal darah yang tercipta dari tanah. Pengertian dari manusia menurut Omar Mohammad Al -- Toumi Al -- Syaibany, manusia adalah makhluk yang mulia. Manusia merupakan makhluk yang mampu berpikir, dan manusia merupakan makhluk 3 dimensi (yang terdiri dari badan, ruh, dan kemampuan berpikir / akal). Manusia di dalam proses tumbuh kembangnya dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu faktor keturunan dan faktor lingkungan.

Lantas pernahkah kalian terpikir mengapa Allah SWT menciptakan manusia? Terdapat berbagai alasan mengapa manusia tercipta. Allah SWT menciptakan manusia untuk menyebah dan tunduk atas peritah yang ada dalam ajaran agama islam. Sedangkan di muka bumi, manusia tercipta sebagai khalifah/pemimpin. Seperti yang dijelaskan dalam ayat Al-Qur'an dalam surah (Al-Baqarah:30).

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, "Aku hendak menjadikan khalifah di bumi". Mereka berkata, "Apakah engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?" dia berfirman, "Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".

Dalam sisi kehidupannya, Islam menjelaskan tentang hakikat kehidupan manusia yang dijelaskan dalam Al-Qur'an surah (Ar-Rum:40).

"Allah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, lalu mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara mereka yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu yang demikian itu? Maha suci Dia dan Maha tinggi dari apa yang mereka persekutukan"

Islam sebagai pedoman manusia dalam menjalankan hidup di muka bumi ini, mengatur semua tindakan yang dilakukan manusia dan menjadi batasan tertentu selama di bumi. Jika manusia mengikuti semua apa yang ada di dalam ajaran islam maka mendapatkan pahala kemudian di-akhir zaman nanti surgalah balasan yang setimpal, begitupun sebaliknya. 

Tidaklah lain bahwa islam merupakan agama sempurna bagi manusia. Menjelaskan dengan baik terbentuknya manusia, anjuran untuk bersosialisasi antar-umat, dan menjalin persaudaraan. Tak hanya itu, di dalamnya pun diterangkan mengenai takdir seorang manusia. Pernahkah kalian mendengar mengenai 'Musayyar' dan 'Mukhayyar'? kedua hal ini sangat berkaitan dengan kehidupan manusia. 

Dalam islam, jika kita sebagai umat muslim yang beriman maka harus mempercayai musayyar dan mukhayyar. Jika kalian belum mengetahui, musayyar merupakan semua yang dilakukan manusia atas kehendak Allah SWT. Dalam hal ini manusia tidak dapat mengambil andil dalam perbuatan yang dilakukan, semua di gerakkan oleh Allah SWT. Sedangkan mukhayyar merupakan perbuatan manusia yang secara bebas dapat dilakukan manusia dan tidak atas kehendak Allah SWT.

Islam pun mengajarkan manusia untuk sadar bahwa di dalam hidup ini terdapat dua kehendak, yaitu atas Allah SWT dan manusia. Sulit memang memahami suatu hal yang tidak nampak dan tidak dapat diperhitungkan. Hal ini harus kembali kepada diri manusia dengan seberapa besar rasa beriman kepada sang pencipta.

Sudah sangat jelas keterkaitan islam dan manusia, yang mana islam sebagai perantara umat manusia terutama muslim kepada Allah SWT. Kembali kepada diri manusia itu sendiri apakah ia ingin tetap berada di dalam kemungkaran atau kembali ke fitrah sesungguhnya. Karna seperti yang kita tahu, manusia lahir dalam fitrah islam dan suci.


Redaksi

telah tayang di:

https://www.kompasiana.com/nadifunland/5dff804c097f3658230b72c3/islam-dan-manusia-keterkaitan-antar-satu-sama-lain

Posting Komentar

[blogger]

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh 5ugarless. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget